🎌 Etika Hidup di Jepang (Apa yang Boleh & Tidak Boleh Dilakukan)

Tinggal di Jepang tidak hanya soal bekerja dan mendapatkan gaji.
Yang lebih penting adalah menjaga etika, karena masyarakat Jepang sangat memperhatikan sikap, kebiasaan, dan cara kita berperilaku.

Bagi siswa SMA/SMK yang baru pertama kali hidup di luar negeri, memahami aturan tidak tertulis ini sangat penting agar kamu tidak dianggap tidak sopan atau membuat orang lain tidak nyaman.

Artikel ini akan menjelaskan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama tinggal di Jepang.


🗑️ 1. Etika Membuang Sampah

Jepang sangat ketat soal sampah. Setiap kota bahkan punya aturan berbeda.

Yang Boleh:

  • Memisahkan sampah (plastik, botol, kertas, burnable, non-burnable).

  • Membuang sampah sesuai jadwal (misalnya hari Senin: burnable).

  • Menulis nama di kantong sampah (di beberapa kota diwajibkan).

Yang Tidak Boleh:

  • Membuang sampah sembarangan.

  • Menggabungkan sampah plastik dengan sampah makanan.

  • Membuang sampah pada hari yang salah (pasti ditegur).

Contoh Real:

Banyak anak Indonesia ditegur karena membuang sampah plastik pada hari sampah makanan.
Petugas akan menempel surat pemberitahuan di kantong sampahmu.


🤫 2. Etika Suara & Kebisingan

Jepang sangat sensitif terhadap suara.

Yang Boleh:

  • Bicara pelan di kereta atau bus.

  • Menggunakan earphone dengan volume kecil.

  • Menutup pintu dengan perlahan.

Yang Tidak Boleh:

  • Berisik setelah jam 21.00, terutama di apartemen.

  • Nyalakan musik kencang.

  • Tertawa teriak-teriak atau mengobrol keras di tempat umum.

Contoh Real:

Ada anak magang yang dipanggil pemilik apartemen karena suara ngobrolnya terdengar sampai ke kamar sebelah.
Di Jepang, tetangga jarang menegur langsung, tetapi melapor ke pemilik.


🚉 3. Etika di Transportasi Umum

Transportasi Jepang terkenal tenang dan teratur.

Yang Boleh:

  • Mengantre rapi.

  • Memberi tempat duduk kepada lansia atau ibu hamil.

  • Berdiri di sisi kiri eskalator (tergantung daerah).

Yang Tidak Boleh:

  • Mengangkat telepon di kereta.

  • Makan makanan berbau di kereta.

  • Masuk kereta sebelum penumpang keluar.

Contoh Real:

Di kereta, meskipun penuh, semua orang tetap diam.
Banyak anak Indonesia awalnya merasa suasananya “sunyi sekali”.


🏠 4. Etika Tinggal di Asrama atau Apartemen

Ini sangat penting untuk menjaga hubungan baik dengan tetangga.

Yang Boleh:

  • Membersihkan tempat tinggal secara rutin.

  • Mencuci baju pada jam diperbolehkan (biasanya 07.00–20.00).

  • Melapor ke pengelola jika ada kerusakan.

Yang Tidak Boleh:

  • Memasak makanan bau menyengat tengah malam.

  • Mengeraskan suara TV.

  • Menjemur pakaian di tempat yang dilarang.

Contoh Real:

Pernah ada siswa yang dicatat oleh pengelola apartemen karena mencuci pakaian jam 11 malam.
Suara mesin cuci terdengar ke kamar lain.


🍱 5. Etika Makan & Tempat Umum

Orang Jepang sangat menghargai kebersihan dan ketertiban.

Yang Boleh:

  • Mengucapkan “Itadakimasu” sebelum makan.

  • Makan dengan rapi dan bersih.

  • Mengembalikan nampan di restoran cepat saji.

Yang Tidak Boleh:

  • Makan sambil berjalan.

  • Meninggalkan sampah di meja restoran.

  • Menyendok makanan dari piring orang lain (dianggap tidak sopan).

Contoh Real:

Banyak restoran Jepang tidak punya petugas untuk membersihkan meja.
Pembeli membersihkan dan membuang sampah sendiri.


🗣️ 6. Etika Berbicara & Komunikasi

Bahasa Jepang itu penuh kesopanan.

Yang Boleh:

  • Menggunakan bahasa sopan (desu/masu).

  • Mengangguk saat orang berbicara.

  • Mengucapkan salam:
    “Ohayou”, “Konnichiwa”, “Otsukaresama desu”.

Yang Tidak Boleh:

  • Memotong pembicaraan orang Jepang.

  • Mengeluh keras-keras.

  • Menggunakan bahasa kasar seperti “omae”.

Contoh Real:

Anak Indonesia yang biasa bercanda kasar kadang dianggap tidak sopan oleh orang Jepang meskipun maksudnya tidak buruk.


🧩 7. Etika di Tempat Kerja

Ini bagian paling penting.

Yang Boleh:

  • Datang lebih awal 5–10 menit.

  • Mengucapkan “Otsukaresama desu” kepada senior.

  • Mengikuti instruksi tanpa membantah keras.

  • Membersihkan area kerja sebelum pulang.

Yang Tidak Boleh:

  • Membanting barang.

  • Mengeluh di depan leader.

  • Menggunakan HP saat bekerja.

  • Berdebat keras.

Contoh Real:

Ada program trainee yang dikeluarkan karena ketahuan main HP di pabrik.
Di Jepang, itu dianggap sangat tidak aman.


🌸 Penutup

Etika hidup di Jepang tidak sulit, hanya butuh kesadaran, kesopanan, dan kebiasaan baik.
Jika kamu bisa mengikuti aturan ini, kamu akan dihormati oleh tetangga, teman, sampai atasan di tempat kerja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

🌸 Mengapa Belajar Bahasa Jepang Tidak Harus untuk Kerja di Jepang? Ini Alasannya!

🎌 Pentingnya Belajar Bahasa Jepang (JLPT N5–N3) untuk Masa Depan Pelajar SMA/SMK

🎌 Syarat Kerja di Jepang untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Nol