🎌 Pelatihan Pra–Keberangkatan (Pre Departure Training)
Sebelum benar-benar berangkat bekerja ke Jepang, kamu akan mengikuti Pelatihan Pra–Keberangkatan atau PD Training.
Pelatihan ini wajib diikuti semua calon pekerja supaya nanti tidak kaget dengan budaya, pekerjaan, dan kehidupan di Jepang.
PD Training bukan hanya belajar bahasa, tapi juga membentuk mental, kebiasaan hidup, dan kesiapan kerja seperti orang Jepang.
🇯🇵 1. Kepribadian & Mental Kerja Jepang
Di Jepang, karakter dan mental pekerja sangat diperhatikan. Selama PD Training, kamu akan belajar:
• Disiplin waktu
Hampir semua kegiatan dimulai tepat waktu. Terlambat 1 menit saja dianggap tidak sopan.
• Tanggung jawab (sekinin)
Pekerja Jepang menganggap kesalahan sekecil apa pun adalah tanggung jawab pribadi.
Kamu akan dilatih untuk berani mengakui kesalahan dan mau memperbaiki.
• Ketekunan (gambaru)
Budaya “Gambaru” artinya tetap berusaha walau sulit.
Di kelas, instruktur biasanya memberi tugas rutin seperti kerja cepat, latihan fisik ringan, dan tes harian untuk membentuk ketekunanmu.
• Kerja sama (kyōryoku)
Pekerjaan di Jepang jarang sendirian.
Kamu akan dilatih bekerja berpasangan atau berkelompok sambil menjaga komunikasi yang sopan.
💡 Intinya: Jepang mencari pekerja yang stabil, tidak mudah marah, tidak mengeluh, dan bisa bekerja sama.
🏠 2. Kebiasaan Hidup Mandiri
Ketika kamu tiba di Jepang, tidak ada yang akan mengurus kamu. Karena itu, PD Training membiasakan hidup mandiri:
• Membersihkan kamar sendiri
Kamu belajar merapikan tempat tidur, menyapu, mengepel, dan menjaga kebersihan asrama.
• Mencuci pakaian sendiri
Biasanya ada jadwal khusus untuk memakai mesin cuci.
• Mengelola uang
Instruktur akan mengajarkan cara mengatur pengeluaran bulanan dan menabung.
• Memasak makanan sederhana
Kamu tidak selalu bisa makan makanan Indonesia. Pelatihan biasanya mengenalkan bumbu-bumbu Jepang dan cara memasak masakan simpel.
• Etika tinggal bersama orang lain
Misalnya: tidak bising, mandi bergiliran, hemat listrik, dan saling menghargai.
🗣️ 3. Penggunaan Bahasa Jepang dalam Kehidupan & Kerja
Di PD Training kamu bukan hanya belajar tata bahasa, tetapi bahasa yang dipakai sehari-hari di Jepang, terutama:
• Bahasa sopan (keigo)
Contoh:
-
Arigatou gozaimasu
-
Otsukaresama desu
-
Shitsureishimasu
• Kalimat kerja
-
“Yarimashita!” (Sudah saya kerjakan)
-
“Mō ichido onegaishimasu” (Mohon ulangi sekali lagi)
• Frasa penting di pabrik
-
Kiken! (Bahaya!)
-
Yukkuri! (Pelan-pelan)
-
Tomare! (Berhenti!)
• Percakapan kehidupan harian
Meminta arah, belanja, memesan makanan, atau berinteraksi dengan tetangga Jepang.
Selama pelatihan, kamu akan diminta menggunakan bahasa Jepang setiap hari, bahkan untuk hal kecil seperti izin ke toilet.
🔧 4. Simulasi Pekerjaan di Industri Jepang
Bagian ini sangat penting karena kamu akan merasakan gambaran nyata pekerjaan di Jepang.
Contohnya:
• Simulasi pabrik
Kamu akan diajari:
-
Cara berdiri yang benar
-
Cara menggunakan alat pelindung diri
-
Mengangkat barang dengan aman
-
Kerja cepat sambil tetap teliti
-
Mengikuti instruksi leader
• Latihan ketelitian (quality check)
Misalnya:
-
Memeriksa cacat pada barang
-
Menghitung komponen kecil
-
Menyusun barang dengan standar yang sama
• Latihan stamina
Simple seperti:
-
Latihan berdiri 1–2 jam
-
Jalan cepat
-
Latihan stretching ala Jepang
• Kerja tim
Simulasi membuat produk secara berkelompok sambil menjaga komunikasi yang sopan.
🎯 Contoh Real: Hari Pertama PD Training
Bayangkan kamu baru mulai PD Training.
Pukul 05.30, pelatih mengetuk pintu dan berkata:
“Oha-yō gozaimasu! Bangun ya!”
Semua peserta langsung bersiap, mandi, lalu berkumpul di lapangan kecil.
06.00 — Senam pagi
Instruktur memimpin senam radio taisō (senam khas Jepang).
06.30 — Bersih-bersih dormitory
Satu orang menyapu, satu mengepel, satu merapikan rak sepatu.
Semua dilakukan cepat dan rapi.
08.00 — Kelas Bahasa Jepang
Setiap kali masuk kelas harus berkata:
“Onegaishimasu!”
Saat pelajaran selesai:
“Arigatou gozaimashita!”
13.00 — Simulasi Kerja Pabrik
Instruktur menunjukkan cara berdiri tegak di pabrik.
Kamu mencoba mengangkat barang kecil dan memindahkannya dengan ritme tertentu.
17.30 — Belajar Mandiri
Peserta membuat ringkasan pelajaran, membaca kosakata, lalu latihan percakapan.
21.00 — Istirahat
Semua lampu dimatikan. Disiplin tidur penting untuk membentuk kebiasaan kerja.
Itu gambaran nyata yang dialami para calon pekerja sebelum berangkat ke Jepang.
🌟 Penutup
Pelatihan Pra-Keberangkatan bukan sekadar belajar bahasa, tetapi mempersiapkan mental, kebiasaan hidup, dan kemampuan kerja agar kamu siap hidup di Jepang.
Jika kamu mengikuti pelatihannya dengan sungguh-sungguh, adaptasi di Jepang akan jauh lebih mudah dan tidak mengejutkan.
Komentar
Posting Komentar