๐ŸŽŒ Persiapan Berangkat (Dokumen + Mental + Fisik)

Setelah lulus seleksi dan menyelesaikan PD Training, langkah berikutnya adalah persiapan keberangkatan.
Bagian ini sangat penting agar proses masuk Jepang berjalan lancar dan kamu siap menjalani kehidupan baru di negeri orang.

Artikel ini akan membahas dokumen yang wajib dibuat, perlengkapan yang harus kamu bawa, serta persiapan mental dan fisik sebelum berangkat.


๐Ÿงพ 1. Dokumen Wajib: Paspor, COE, dan Visa Kerja

A. Cara Membuat Paspor

Paspor adalah identitas internasional kita. Semua calon pekerja ke Jepang wajib punya paspor.

Langkah-langkah membuat paspor:

  1. Unduh aplikasi “M-Paspor”
    Daftar akun, lalu isi data diri.

  2. Pilih kantor imigrasi & jadwal kedatangan
    Datang sesuai tanggal yang dipilih.

  3. Siapkan dokumen:

    • KTP

    • KK

    • Akta lahir atau ijazah

    • Surat rekomendasi lembaga (jika diminta)

  4. Foto & wawancara di imigrasi
    Proses cepat, sekitar 10–20 menit.

  5. Bayar biaya pembuatan paspor
    Paspor 34 halaman: sekitar Rp 350.000.

  6. Ambil paspor sesuai tanggal yang diberi
    Biasanya jadi dalam 3–5 hari kerja.


B. COE (Certificate of Eligibility)

COE adalah surat izin dari pemerintah Jepang bahwa kamu boleh masuk Jepang untuk bekerja.
Dokumen ini tidak kamu urus sendiri — perusahaan Jepang dan lembaga pengirim yang menguruskan.

Fungsi COE:

  • Bukti bahwa perusahaan Jepang benar-benar menerima kamu.

  • Syarat utama pembuatan visa.

  • Validasi bahwa kamu tidak bermasalah dengan hukum.

Jika COE sudah keluar, artinya peluang berangkat sudah sangat besar.


C. Visa Kerja Jepang

Visa adalah izin masuk Jepang. Setelah COE terbit, kamu akan dibantu untuk mengurus visa.

Cara mengurus visa:

  1. Siapkan dokumen yang diberikan lembaga:

    • Paspor

    • COE asli

    • Formulir visa

    • Foto ukuran paspor

  2. Ajukan di Kedutaan Jepang atau JVAC (Japan Visa Application Center) terdekat.

  3. Bayar biaya pengajuan visa.

  4. Tunggu sekitar 3–7 hari sampai visa selesai.

Jika visa sudah ditempel di paspor, kamu siap terbang.


๐ŸŽ’ 2. Barang yang Wajib Dibawa

Berangkat ke Jepang hanya boleh membawa barang terbatas.
Berikut daftar barang penting yang harus kamu bawa:

• Dokumen asli

  • Paspor

  • Visa

  • COE

  • KTP, KK, Ijazah

  • Buku rekening

  • Surat kontrak kerja

  • Semua disimpan dalam map tahan air.

• Uang awal

Minimal bawa uang tunai Rp 1–2 juta untuk pegangan awal sebelum gajian.

• Baju secukupnya

  • 5–7 stel pakaian

  • Jaket tebal (musim dingin Jepang sangat dingin!)

  • Kaos kaki, celana dalam, sarung, dan pakaian tidur

• Obat pribadi

Karena obat di Jepang mahal dan berbeda jenis.

• Perlengkapan ibadah

Jika kamu muslim, bawa mukena/sarung kecil.

• Barang praktis lainnya

  • Powerbank

  • Charger universal

  • Foto kopi dokumen

  • Sepatu olahraga

  • Kosmetik/perawatan pribadi yang cocok dengan kulitmu

Barang yang tidak perlu banyak:

  • Makanan instan berlebihan

  • Selimut besar

  • Buku pelajaran tebal

  • Perhiasan


๐Ÿ’› 3. Persiapan Mental Tinggal Jauh dari Keluarga

Ini bagian tersulit bagi banyak siswa SMA/SMK.

Hal yang perlu dipersiapkan:

• Siap hidup mandiri total

Tidak ada mama-papa yang mengingatkan makan, mandi, atau bangun pagi.

• Belajar menahan rasa rindu

Kangen itu wajar, tetapi kamu harus tetap kuat karena sedang mengejar masa depan.

• Tetap komunikasi rutin

Biasanya lewat video call setiap malam atau akhir pekan.

• Menerima perbedaan budaya

Jepang sangat disiplin, tidak suka keributan, dan sangat menjaga kebersihan.

• Tidak mudah mengeluh

Kerja di Jepang kadang melelahkan, tetapi gajinya sepadan dan masa depan lebih baik.

Contoh Real: Mental Shock

Banyak siswa SMA/SMK yang kaget karena harus bangun sendiri, masak sendiri, dan bekerja tanpa keluarga.

Tapi setelah 1–2 bulan, mereka justru menjadi lebih kuat dan mandiri.


๐Ÿ’ช 4. Persiapan Fisik Sebelum Berangkat

Kerja di Jepang membutuhkan stamina bagus.
Mulai latih dari sekarang:

• Jalan cepat 20–30 menit setiap hari

• Latihan berdiri 1–2 jam

• Push up ringan

• Stretching pagi–malam

• Tidur teratur 7–8 jam

• Mengurangi makanan berminyak

Fisik yang siap = adaptasi lebih mudah.


๐Ÿ’ฐ 5. Cara Mengatur Keuangan Awal di Jepang

Bulan pertama adalah masa paling berat secara finansial.
Kamu belum gajian, tapi ada biaya awal seperti:

  • Kartu kereta

  • Makanan

  • Perlengkapan kamar

  • Bahan mandi

  • SIM card atau paket internet

Tips mengatur uang awal:

• Jangan langsung belanja barang mahal

Tunggu gaji pertama.

• Masak sendiri

Jauh lebih murah daripada makan di minimarket.

• Catat pengeluaran harian

Bisa pakai aplikasi Note HP.

• Dahulukan kebutuhan, bukan keinginan.

• Simpan sebagian uang untuk keadaan darurat.

Contoh Real Pengeluaran di Jepang (Bulan Pertama)

Siswa SMK yang baru datang biasanya menghabiskan 10.000–15.000 yen untuk kebutuhan dasar.
Jika tidak hati-hati, uang bisa habis dalam 1 minggu.


๐ŸŒŸ Penutup

Persiapan berangkat ke Jepang membutuhkan dokumen lengkap, mental kuat, dan fisik yang siap.
Jika semuanya dipersiapkan dengan benar, perjalananmu ke Jepang akan lebih lancar dan kamu tidak akan merasa kewalahan saat tiba di sana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

๐ŸŒธ Mengapa Belajar Bahasa Jepang Tidak Harus untuk Kerja di Jepang? Ini Alasannya!

๐ŸŽŒ Pentingnya Belajar Bahasa Jepang (JLPT N5–N3) untuk Masa Depan Pelajar SMA/SMK

๐ŸŽŒ Syarat Kerja di Jepang untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Nol